Selamat Datang dan Berkunjung Di Web Budi Masked Prince Budi Masked Prince

Belajar VGA dan RAM

Pada vga ada komponen yang namanya chip(itu bisa NVIDIA atau ATI), masalah yang timbul pada kerusakan chip dikarenakan adanya kotoran-kotoran atau debu yang masuk melalui sirkulasi kipas pada casing, yang bisa menimbulkan panas pada board vga maupun chip vga. Adanya panas pada vga akan mengakibatkan kerusakan pada board vga maupun kerusakan pada chip vga. Jika tidak dibersihkan maka lama-kelaman komponen pada vga akan rusak atau mati yang ditimbulkan akibat panas dan mungkin akan terjadi bintik warna-warni pada layar monitor(atau sering disebut dengan sebutan artifact). Untuk itu rajin-rajinlah anda merawat seluruh hardware didalam PC. 


Jika terjadi kerusakan pada vga(mungkin artifact atau lambat), segera dibersihkan dangan sebuah alat semprot yang berupa cairan kimia yang dikhususkan untuk memperbaiki PCB(bukan cuman PCB aja lho, utk chip apapun jg bisa) nama cairan semprot itu SAVER(beli aja di mall komputer atau toko elektronik). Cara pakainya: semprotkan keseluruh komponen yang ada pada vga, tunggu sampai kering setelah kering semprotkan lagi, dan tunggu lagi sampai keringg… setelah kering coba deh dicolokin ke motherboard…Perhatian sebelum dipasang harap berdoa dulu yaa… Memory RAM, hampir sama dengan yang diatas, kalo si VGA permasalahannya ada pada chip dan lambat(lambat dikarenakan akibat panas atau pin-pin vga dan memory kotor), sedangkan RAM pada IC dan pin(taw kan itutuh yang berwarna kuning)… utk memperbaikinya lakukan seperti cara diatas. trus untuk pin, jika dikaki pin tersebut kotor bersihkan dengan memakai penghapus pensil, gosok pelan2 sampai bersih tanpa kuman lagi(jangan terlalu keras yaa… sangat berbahaya). setelah bersih pada masing2 pin tsb, harap menyemprotkan SAVER pada pin tsb agar tidak terjadi karatan pada pin tsb. Cara memperbaiki VGA dan RAM. 

Pada vga ada komponen yang namanya chip(itu bisa NVIDIA atau ATI), masalah yang timbul pada kerusakan chip dikarenakan adanya kotoran-kotoran atau debu yang masuk melalui sirkulasi kipas pada casing, yang bisa menimbulkan panas pada board vga maupun chip vga. Adanya panas pada vga akan mengakibatkan kerusakan pada board vga maupun kerusakan pada chip vga. Jika tidak dibersihkan maka lama-kelaman komponen pada vga akan rusak atau mati yang ditimbulkan akibat panas dan mungkin akan terjadi bintik warna-warni pada layar monitor(atau sering disebut dengan sebutan artifact). Untuk itu rajin-rajinlah anda merawat seluruh hardware didalam PC. Jika terjadi kerusakan pada vga(mungkin artifact atau lambat), segera dibersihkan dangan sebuah alat semprot yang berupa cairan kimia yang dikhususkan untuk memperbaiki PCB(bukan cuman PCB aja lho, utk chip apapun jg bisa) nama cairan semprot itu SAVER(beli aja di mall komputer atau toko elektronik). Cara pakainya: semprotkan keseluruh komponen yang ada pada vga, tunggu sampai kering setelah kering semprotkan lagi, dan tunggu lagi sampai keringg… setelah kering coba deh dicolokin ke motherboard…

Perhatian sebelum dipasang harap berdoa dulu yaa… Memory RAM, hampir sama dengan yang diatas, kalo si VGA permasalahannya ada pada chip dan lambat(lambat dikarenakan akibat panas atau pin-pin vga dan memory kotor), sedangkan RAM pada IC dan pin(taw kan itutuh yang berwarna kuning)… utk memperbaikinya lakukan seperti cara diatas. trus untuk pin, jika dikaki pin tersebut kotor bersihkan dengan memakai penghapus pensil, gosok pelan2 sampai bersih tanpa kuman lagi(jangan terlalu keras yaa… sangat berbahaya). setelah bersih pada masing2 pin tsb, harap menyemprotkan SAVER pada pin tsb agar tidak terjadi karatan pada pin tsb.

Cara Memperbaiki Pin/Kaki Processor Patah

Sekitar 2 bulan lalu P-IV 1.8 gw salah satu kaki/pinnya patah.
Gw udah coba bawa ke tukang service HP terus disolder pake solder uap,
tadinya bisa nyala, pas besoknya, mate lagi, kakinya lepas lagi.
Nah kemaren gw iseng2 nyoba solder sendiri. Ech ternyata bisa jalan, no problem walau dicabut, dipasang, dicabut, dipasang lagi and dioverclock.


Caranya :
Alat yang dibutuhin : Solder murahan (7500 perak), Timah solder yang agak keras, Tangan yang gak gemeteran (hehehehe),dudukan/tatakan (terserah pake apa yang penting buat nahan processor)
1. Panasin solder sampe sepanas-panasnya
2. Taruh processor di tatakan/dudukan biar gak bergerak. gw pake gabus/busa (gw gak tau namanya) yang buat pelindung casing/alat elektronik.
3. Kaki processor yang patah buang aja
4. Ambil timah, lelehkan secukupnya sampe nempel di SOLDER.
5. Taruh timah yang nempel di solder ke bagian yang kakinya patah sambil ditiup dan "SOLDERNYA DITARIK KEATAS PERLAHAN2". Mestinya kalo dilakukan dengan benar, solder yang nempel di timah akan menjadi seperti kaki processor. Usahakan pada waktu narik solder, lakukan tegak lurus biar "KAKI BUATAN" ini juga lurus.

Penting untuk melelehkan timah "SECUKUPNYA" di "UJUNG SOLDER" biar KAKI BUATAN gak terlalu besar.
Kayaknya yang pinter2 solder lebih berpengalaman dalam hal ini.

Kritik/Saran silahkan post disini.

Masalah Komputer Terlalu Panas Lalu Komputer Mati Sendiri

Mengapa komputer terlalu panas, lalu komputer mati sendiri? Itulah keluhan yang paling banyak datang ke saya, baik melalui komentar maupun melalui e-mail. Oleh karena itulah saya tergugah untuk menulis artikel ini yang mudah-mudahan sama persis yang dialami oleh Anda yang ingin bertanya kepada saya. Harapannya adalah jika suatu saat ada lagi yang bertanya maka tinggal saya rekomendasikan mebaca artikel ini. Sebagai catatan jika Anda berniat memperbaiki sendiri komputer Anda, sebaiknya baca juga artikel Persiapan Menjadi Maintenance Komputer yang pernah saya tulis.


Mengapa komputer terlalu panas, lalu komputer mati sendiri? Pada umumnya ada banyak hal yang menyebabkan komputer menjadi overheating alias terlalu panas baik itu penyebab dari hardware maupun juga dari setting sofware. Sedangkan komputer mati sendiri juga salah satu penyebabnya adalah karena terlalu panas tadi atau juga permasalahan pada software komputer Anda. Inti permasalahannya disini adalah penyebab komputer terlalu panas. Berikut ini saya akan berikan beberapa hal yang bisa menyebabkan komputer menjadi overheating.

Harus dibedakan antara komputer cepat panas dengan komputer terlalu panas. Ada perbedaan antara processor AMD dengan Intel. Processor terbaru Intel hanya membolehkan panas sampai 72oC sedangkan AMD bisa sampai 85oC jadi ada perbedaan signifikan apabila diraba dengan tangan. Tetapi jika masalah panas ini kemudian menyebabkan komputer jadi lambat atau mati sendiri barulah jadi masalah.
Kebocoran dari Power Suply. Jika terjadi kebocoran pada Power Suply, tegangan listrik keluar menuju mainboard dan komponen lain akan naik. Naiknya tegangan listrik ini akan menyebabkan 2 kemungkinan yaitu seluruh komponen listrik CPU jadi panas, atau salah satu/beberapa komponen langsung rusak. Solusinya; saya anjurkan agar menggunakan Stabilizator untuk menjaga tegangan listrik.

Komputer digunakan main game. Jika komputer digunakan main game, maka untuk menampilkan permainan yang sempurna, ada setidaknya 3 komponen yang bekerja berat secara langsung yaitu Processor, Memory Utama dan VGA. Pekerjaan berat yang dilakukan terutama oleh Processor akan menimbulkan panas yang lumayan tinggi dan bisa saja menyebabkan komputer langsung mati sendiri. Solusinya; tambahkan kipas pengisap pada bagian belakang CPU untuk mengisap udara panas dari dalam.
Kipas pendingin rusak, kotor berdebu. Jika kecepatan kipas sudah menurun atau sangat berdebu maka suply udara pendingin juga akan menurun sehingga Processor menjadi overheating. Solusinya; buka kipas pendingin, bersihkan dari debu lalu pastikan bahwa kipas tersebut masih berputar dengan normal. Kipas pendingin yang dicurigai sudah loyo sebaiknya diganti saja.

Aluminium Heatsink (pendingin) Processor atau pada VGA berdebu/kotor. Jika kipas sudah tidak ada masalah, pastikan bahwa aluminium pendingin cukup bersih dari debu karena debu bisa menghambat proses pendinginan yang disuply oleh kipas. Solusinya; bersihkan heatsink ini dengan baik dan sebaiknya ini dilakukan setiap 6 bulan sekali.
Kedudukan Aluminium Heatsink (pendingin) tidak tepat. Jika aluminium ini tidak menempel dengan tepat pada badan processor, maka processor akan overheat lalu kemudian komputer pasti mati sendiri. Solusinya; Jika anda bisa melakukannya (harap berhati-hati) buka kipas dan periksa apakah aluminium heatsink menempel dengan tepat pada Processor? Kalau perlu buka aluminium pendingin dan bersihkan pasta pada permukaan permukaan processor lalu oleskan kembali pasta yang baru(mengenai pasta untuk processor banyak dijual ditoko spare part kompi)
Setting BIOS. 
Jika Anda melakukan overclok pada BIOS maka salah satu resikonya adalah komputer akan menjadi panas, bahkan yang terburuk adalah bisa menyebabkan komputer tidak berfungsi sama sekali. Solusinya; jika overclok ini penyebabnya, selakan kembalikan BIOS ke posisi normal kembali.
Catatan ; Untuk kasus komputer mati sendiri tidak bisa dipukul rata penyebabnya karena terlalu panas sebab persoalan komputer mati sendiri bisa sangat beragam penyebabnya. Ada baiknya Anda menginstall software yang bisa Anda gunakan untuk memonitor PC Anda misalnya misalnya parameter tegangan, temperatur, kecepatan kipas dan lain-lain. Software ini banyak sekali di internet yang bisa didownload gratis